Senin, 30 Maret 2009

antara kepuasan dan bercerai

Andaikata kalian pasangan suami-isteri secara fisik sehat untuk melakukan aktifitas seksual, tidak lumpuh "fatal" misalnya impotensi (suami) atau vaginismus (isteri) atau kelainan orientasi seksual. Kalian juga menikah atas dasar saling mencintai dan itu masih berlangsung. TETAPI MENGAPA SALAH SATU ATAU KEDUA-DUANYA TIDAK BISA MERASAKAN KEPUASAN SEX ? Boro-boro mencapai "puncak dari segala puncak kepuasan sex" yaitu "Multiple and Mutual Orgasm", sedangkan untuk "sekedar orgasm" saja sulit atau tak pernah bisa. BAGAIMANA SOLUSINYA? ( * / WES )









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar