Senin, 30 Maret 2009

patah hati bisa sangat mematikan

Ungkapan 'Lebih Baik Sakit Gigi Daripada Sakit Hati' mungkin benar adanya. Siapa sangka patah hati bisa menjadi sangat mematikan. Sebuah penelitian yang mengungkapkannya.

Peneliti dari Miriam Hospital dan Universitas Brown , Rhode Island, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap 70 pasien yang diduga menderita 'Sindrom Patah Hati'

Sindrom itu mempengaruhi para pasien secara fisik juga emosional. Mereka mengalami serangan jantung, sesak nafas serta sakit pada bagian dada.

Bahkan satu dari lima pasien harus mendapat perawatan intensif untuk menjaga agar mereka tetap hidup. Untungnya penderitaan itu tak berlangsung permanen. Bahkan menurut hasil penelitian yang golexs@blgspot.com kutip dari Telegraph, Jumat (27/3/2009), para pasien perempuan biasanya bisa pulih secara sempurna.

Sindrom itu mengalami masa kritis dalan 48 jam pertama. Sindrome itu menurut para peneliti timbul karena rasa stress yang berat, sehingga terjadi perubahan hormon yang drastis pada tubuhnya. Hal itu menyebabkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan.

Jadi hati-hati, jangan sampai patah hati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar